Nama Angeli Emitasari tiba-tiba menjadi sorotan.
Penyanyi Dangdut memilih sebagai kepala desa.
Pernah bertanya-tanya dipimpin oleh seorang kepala desa yang indah yang juga berprofesi sebagai penyanyi dangdut?
Dipimpin oleh kepala desa adalah penyanyi dangdut indah di dunia, sekarang dirasakan oleh warga desa dari Kedungkumpul, kabupaten Sukorame, Lamongan, Jawa Timur.

Ya, penyanyi yang cukup kompeten bernyanyi dangdut, Angeli Emitasari (28) terpilih sebagai Kades Kedungkumpul Lamongan.
Terpilihnya Angeli Emitasari yang telah bekerja sebagai penyani musik dangdut sebagai kepala desa, segera mengundang perhatian.
Selain itu, perhatian publik yang diambil oleh keindahan ibu dari Kades muda.
Selain keindahan dan kedudukan sebelumnya, Angeli Emitasari menjadi perbincangan karena berhasil menang dengan angka meyakinkan.

Angeli Emitasari
Angeli Emitasari

5 Fakta Tentang Penyanyi Cantik Angeli Emitasari

Lalu seperti apakah sosok Angeli Emitasari? Berikut 5 fakta tentang penyanyi cantik terpilih untuk Kades berikut Lamongan:
1. Memenangkan telak dengan Banyak Suara
Mengutip Surya Angeli nomor 2 di Pilkades Kedungkumpul.
Angeli berhasil mengalahkan dua rival, dan Yusman Jajud, menang di 1260 suara 3321 pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih (DPT).

Angka tersebut jauh dari dua saingan, yaitu Yusman yang hanya menerima 984 dan 655 Jajuj.
2. Teruskan alasan Pilkades
Untuk anggota media, Angeli mengaku awalnya tidak ada niat untuk pindah ke kepala desa.
“Awalnya saya pertama kali tidak ingin maju, tapi warga memnginingkan saya untuk maju,” kata Angel Bupati Lamongan Fadeli Lokakantra dilantik di aula, Kamis (2019/07/11).

Setelah pelantikan, Angeli sekarang berharap dia bisa membangun desa asalnya untuk menjadi lebih maju.
“Tentu saja, saya juga punya keinginan bagaimana membangun sebuah desa agar lebih maju lagi,” katanya.
3. Sudah berlatih suara sejak SMA
Namun, perempuan yang suda membidangai tarik suara sejak SMA mengatakan bahwa tidak akan berhenti bernyanyi, bahkan jika Ia kepala desa.

4. Masih mau bernyanyi Dangdut
Sudah melekat pada dunia tarik suara, yang membuat kesulitan Angeli mengaku tak menyanyi.
Ini menjadi hobi, Angeli juga mengatakan bahwa jika ia akan menyanyi lagi, meskipun menjabat sebagai kepala desa Kedungkumpul.
Sementara Angeli bernyanyi di sela-sela waktu luangnya saja.
“Jika memiliki waktu kosong, saya akan bernyanyi lagi.”

“Tapi untuk sekarang saya tenggelam dalam dunia pemerintahan, maka saya akan fokus di sini dulu (kepala desa),” kata Angeli.
5. Kepala Desa yang masih Sendiri
Unik, Angeli, kepala sekarang terpilih desa pada usia 28, ia masih lajang atau tunggal.
Ditanya tentang rencananya untuk pernikahan, Angel hanya menjawab diplomatis.

Angeli Emitasari
Angeli Emitasari

“Berdoa, akan sesegera mungkin,” pungkasnya.
Netizen “Ketika hal-hal bekerja didukung oleh orang-orang yang tidak ahli mengharapkan kehancuran !! ”
“Di Indonesia, populer pentingnya dengan membangun kemudian dan pelaksanaan program kerja bagaimana ?? masih memiliki impian Indonesia negara-negara maju dan oleh karena itu
Makmur? πŸ˜‚ ”

“Lg tren Di Indonesia berlomba-lomba jd pemimpin bkn dr profesional tapi hanya yg bernapau adalah para publik figur yg hanya punya nama bkn skilll…Yg dicari mereka hanya kehormatan dan tahta ….minim dgn kemampuan diperintahan …hanya pamor…
Kelak akan banyak penyimpangan”

“Sdh banyak contoh Yg satu lolos ke senayan trs ini lolos kadesπŸ‘πŸ‘πŸ‘ bodoh yg milih ato keberuntungan? Berharap indonesia maju seperti negara lain???? Hmmm.. ternyata cantik itu penting untung ngumpulin suara, pendidikan urutan kesekian”
“Selamat ya mbak…tugas menanti..semoga bisa menjadi kades yg amanah…dan tidak pilih2 rakyat yg minta tolong..berbuat baik…jujur….bisa ambil hati rakyat…..kedepannya semoga mbak kelak bisa menjadi bupati lamongan…amin…”

Bupati Lamongan berpesan kepada kepala desa yang dilantik untuk menjaga situasi dan kondisi.
Angeli Emitasari yang tidak memiliki pengalaman dalam organisasi, akan terus melakukan yang terbaik untuk dikepalainya desa.
Angeli mengaku jika keluarganya banyak menjadi perangkat desa.
Salah satunya adalah paman.

Jadi Angeli Emitasari mengatakan ia akan belajar dari keluarga dan kerabat yang telah menjabat di desa.
Selain itu, biduang ini berharap untuk memiliki dampak bagi penduduk desa Kedungkempul, kabupaten Sukorame, Lamongan, Jawa Timur.
Yang pertama adalah untuk menciptakan kesejahteraan bagi orang-orang yang bekerja terutama sebagai petani.